Minyak Kelapa Tidak Selalu Berbahaya, Berikut 10 Manfaat Darinya

3 min read

Minyak Kelapa Tidak Selalu Berbahaya, Berikut 10 Manfaat Darinya

Minyak kelapa sudah menjadi salah satu bahan masakan utama bagi masyarakat kita. Selain harganya yang murah meriah, juga sangatlah mudah didapatkan dan tersedia di warung-warung terdekat rumah anda.

Meskipun anda harus tetap menjaga asupannya setiap hari, tetapi jika dikonsumsi secara teratur dengan dosis yang tepat maka bisa mendatangkan berbagai macam manfaat kesehatan.

Terdapat kombinasi unik dari asam lemak di dalam minyak kelapa, yang mana mereka mampu memberi efek positif terhadap kesehatan tubuh dimulai dari membantu meningkatkan kehilangan lemak dan kesehatan jantung, hingga mendukung fungsi otak.

Untuk lebih lengkapnya, berikut sudah kami paparkan bukti-bukti penelitian yang memperlihatkan bahwa minyak kelapa memang bisa memberi anda manfaat kesehatan yang sangat nyata.

1. Mengandung Asam Lemak Sehat

Minyak kelapa sangatlah tinggi akan kandungan lemak jenuh, dimana mereka memiliki beragam efek di dalam tubuh anda dibandingkan dengan jenis lemak lainnya.

Asam lemak dalam minyak kelapa tersebut akan mendorong pembakaran lemak dan memberikan energi cepat ke tubuh dan otak anda. Mereka juga meningkatkan kolesterol HDL (baik) dalam darah anda sehingga dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung yang mematikan.

Sementara kebanyakan jenis lemak termasuk ke dalam trigliserida rantai panjang, berbeda dengan minyak kelapa yang mengandung trigliserida rantai menengah. Artinya, jenis trigliserida tersebut akan langsung menuju hati anda setelah dimakan. Tubuh anda pun kemudian akan menggunakannya sebagai sumber energi tercepat atau mengubahnya ke dalam kondisi keton.

Selanjutnya, keton akan memberikan anda manfaat yang sangat kuat terhadap otak anda. Para peneliti sendiri telah mempelajari efek keton terhadap pengobatan berbagai macam penyakit seperti epilepsi, Alzheimer, dan kondisi kesehatan lainnya.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Di negara-negara yang memiliki siklus 4 musim, kelapa merupakan jenis makanan yang sangat langka, sehingga harga minyak kelapa cenderung lebih mahal dari negara kita. Alhasil, kebanyakan negara yang memiliki banyak persediaan kelapa (dan minyaknya) memiliki tingkat penyakit jantung yang lebih rendah.

Fakta tersebut sudah diperlihatkan oleh berbagai macam penelitian. Misalnya, dalam sebuah penelitian di tahun 1981 mencatat bahwa penduduk Tokelau, sebuah kepulauan yang terletak di Pasifik Selatan, cenderung memperoleh lebih dari 60% kalori mereka dari kelapa.

Efeknya, mereka pun mampu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan sekaligus memiliki tingkat kasus penyakit jantung yang sangat rendah.

3. Mendukung Pembakaran Lemak

Salah besar jika anda menghindari lemak karena ingin menurunkan berat badan, karena faktanya tubuh anda masih membutuhkan nutrisi tersebut agar berfungsi secara optimal, termasuk membakar lemak.

Sayangnya, masih banyak orang yang hanya berfokus pada jumlah kalori yang dimakan dan dikeluarkan saja. Padahal, pola makan seimbang yang menyertakan protein, lemak, serat, dan sedikit karbohidrat juga tidak boleh anda lewatkan.

Salah satu lemak yang baik adalah jenis trigliserida rantai menengah dalam minyak kelapa, dimana mampu meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh anda bersama dengan asam lemak rantai panjang.

Tetapi jangan pernah mengandalkan minyak kelapa saja dalam meningkatkan pembakaran lemak tersebut. Anda harus membatasi asupan minyak kelapa dan digabung dengan jenis sumber nutrisi lainnya.

4. Memiliki Efek Antimikroba

Asam laurat membentuk sekitar 50% asam lemak di dalam minyak kelapa. Ketika tubuh anda mencerna asam laurat tersebut, maka akan terbentuk sebuah senyawa yang disebut monolaurin. Kedunya tentu mampu membunuh patogen yang berbahaya dalam tubuh seperti bakteri, virus, dan jamur.

Misalnya dalam sebuah tes tabung menunjukkan bahwa senyawa-senyawa tersebut dapat membantu membunuh bakteri Staphylococcus aureusyang menjadi penyebab seseorang terkena infeksi staph, dan Candida albicans penyebab infeksi jamur pada manusia.

5. Mengurangi Lapar

Manfaat lainnya bagi anda yang tengah berusaha dalam menurunkan berat badan, dimana efek menarik dari trigliserida rantai menengah ternyata juga mampu mengurangi perasaan lapar pada perut seseorang.

Hal ini kemungkinan terkait dengan cara tubuh anda memetabolisme lemak dikarenakan sifat keton yang dapat mengurangi nafsu makan seseorang.

6. Mengurangi Kejang

Para peneliti saat ini tengah meneliti tentang efek diet ketogenik, yaitu sejenis pola makan yang rendah kabohidrat tetapi tinggi lemak, yang mana bermanfaat dalam menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit tertentu.

Salah satu penggunaan terapeutik paling terkenal dari diet ini adalah kemampuannya dalam mengobati epilepsi yang resisten terhadap obat bagi anak-anak. Selanjutnya, mereka pun mampu mengurangi tingkat kejang-kejang sebagai gejala dari epilepsi itu sendiri.

Dengan mengurangi asupan karbohidrat dan meningkatkan asupan lemak, maka mampu meningkatkan konsentrasi keton di dalam darah seseorang. Sementara itu, trigliserida tingkat menengah dalam minyak kelapa akan langsung menuju hati dan dijadikan keton sesaat setelah anda memakannya, sehingga bisa membantu proses tersebut menjadi lebih baik lagi.

7. Meningkatkan Kolesterol Baik HDL

Kandungan lemak jenuh dalam minyak kelapa juga bisa meningkatkan kadar kolesterol baik HDL dalam tubuh anda, sekaligus membantu mengurangi kadar lemak jahat LDL di saat yang bersamaan.

Dengan meningkatkan HDL tersebut, banyak ahli kesehatan percaya bahwa minyak kelapa mampu membuat jantung anda menjadi lebih sehat. Faktanya, dalam sebuah penelitian yang melibatkan 40 wanita menemukan bahwa minyak kelapa mampu mengurangi kolesterol total dan LDL, sekaligus meningkatkan HDL dibandingkan dengan minyak kedelai.

Bahkan penelitian lainnya yang melibatkan 116 orang dewasa penderita penyakit arteri koroner menemukan bahwa program diet yang mencakup minyak kelapa mampu meningkatkan kolesterol HDL mereka secara signifikan.

8. Membantu Menjaga Kulit, Rambut, dan Gigi

Selain digunakan sebagai makanan, ternyata minyak kelapa pun bisa digunakan sebagai perawatan tubuh dan kecantikan, terutama kesehatan penampilan rambut dan kulit.

Cara tradisional ini bukanlah mitos belaka, karena banyak penelitian telah memperlihatkan bahwa minyak kelapa memang mampu meningkatkan kelembaban kulit dan mengurangi gejala dari eksim.

9. Meningkatkan Fungsi Otak Bagi Penderita Alzheimer

Penyakit Alzheimer merupakan penyakit umum penyebab dari demensia, yang mana lebih cenderung menyerang mereka yang memasuki usia tua. Kondisi ini akan mengakibatkan penurunan kemampuan otak untuk menggunakan glukosa sebagai energi.

Untungnya, keton dari minyak kelapa bisa digunakan sebagai sumber energi alternatif bagi sel-sel otak yang malfungsi tersebut sehingga gejala penyakit Alzheimer bisa dikurangi.

Bahkan para penulis penelitian di tahun 2006 melaporkan bahwa trigliserida rantai memiliki kemampuan dalam meningkatkan fungsi otak terhadap penderita Alzheimer tingkat ringan.

10. Mengurangi Lemak Perut Berbahaya

Lemak visceral, atau lebih dikenal dengan lemak perut, terbentuk ketika lemak berbahaya bersarang di rongga perut dan organ terdekatnya. Jenis lemak ini tentunya sudah dimasukkan ke dalam kategori berbahaya karena telah terkait dengan penyakit kronis yang mematikan.

Salah satu cara untuk menguranginya adalah dengan cara mengubah gaya hidup dan pola makan menjadi lebih menyehatkan, termasuk mengkonsumsi minyak kelapa dengan kadar wajar dan teratur.

Dalam sebuah penelitian sendiri yang melibatkan 40 wanita penderita obesitas perut memperlihatkan bahwa dengan mengkonsumsi 2 sendok makan minyak kelapa per hari selama 12 minggu cenderung mampu mengurangi indeks massa tubuh dan lingkar pinggang mereka.

Tetapi ingat, minyak kelapa sangatlah tinggi akan kalori, sehingga penggunaannya haruslah diukur dengan tepat, dan digabungkan bersama makanan sehat lainnya.